Perbandingan Khasiat Paha Ayam dan Dada Ayam Bagi Tubuh Kita

Perbandingan Khasiat Paha Ayam dan Dada Ayam Bagi Tubuh Kita

Perbandingan Khasiat Paha Ayam dan Dada Ayam Bagi Tubuh Kita  – Setiap kali Anda pergi ke restoran atau kantin untuk memesan ayam, Anda pasti akan ditanya: “Dada ayam atau ceker ayam?” Ada orang yang tidak peduli bagian apa yang diterimanya, namun ada juga yang memilih bagian tertentu.

Perbandingan nutrisi ceker ayam dan dada ayam.

Ceker ayam lebih murah dan mudah disiapkan dibandingkan dada ayam. Sebaliknya dada ayam lebih murah karena lebih banyak dagingnya dan lebih sedikit kulitnya.

1.Protein

Dada dan paha ayam merupakan sumber protein hewani yang baik. Sepotong paha ayam bakar dengan berat sekitar 85 gram mengandung 21 gram protein. Sedangkan dada ayam mengandung lebih banyak protein, sekitar 25 gram, artinya dada ayam mengandung lebih banyak protein dibandingkan paha ayam.

Jumlah protein harian yang direkomendasikan adalah sekitar 46 gram untuk wanita dan 56 gram untuk pria.Protein ini penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh, pertumbuhan sel dan perkembangan massa otot.

2. Lemak

Perbedaan kandungan gizi dada ayam dan paha ayam paling terlihat pada kandungan lemaknya. Ternyata dada ayam mengandung lebih sedikit lemak dibandingkan paha ayam. Setiap 85 gram dada ayam panggang mengandung 7 gram lemak total dan 2 gram lemak jenuh.Jumlah tersebut setara dengan 10 persen atau 9 persen dari dosis harian yang dianjurkan.

Sedangkan paha ayam dalam satu porsi mengandung total 13 gram lemak dan 3,5 gram lemak jenuh. Jumlah ini setara dengan 20% dari rekomendasi asupan lemak harian dan 18% lemak jenuh. Oleh karena itu, untuk mengurangi kandungan lemaknya, Anda bisa membuang kulit dan kaki dada ayam sebelum dimakan.

3.Kalori

Perbedaan kalori antara dada ayam dan paha ayam juga nampaknya cukup tidak merata. Setiap 85 gram dada ayam mentah mengandung 170 kalori, sedangkan paha ayam mengandung 210 kalori. Hal ini menunjukkan bahwa paha ayam mengandung lebih banyak kalori dibandingkan dada ayam.

4.Kolesterol

Kandungan kolesterol pada dada dan kaki ayam tergolong sedang. Setiap 85 gram dada ayam mengandung 70 miligram kolesterol atau setara dengan 24% asupan harian yang disarankan. Satu porsi ceker ayam kini mengandung 80 miligram kolesterol, atau 26 persen dari asupan harian yang direkomendasikan.

Mengonsumsi makanan tinggi kolesterol dan lemak jenuh dapat meningkatkan risiko penumpukan plak di pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Oleh karena itu, American Heart Association merekomendasikan pembatasan asupan kolesterol harian hingga 200 miligram bagi penderita penyakit jantung koroner.

5. Natrium

Dada dan paha ayam mengandung jumlah natrium yang sama. 85 gram paha ayam mengandung 70 miligram natrium, sedangkan dada ayam mengandung 60 miligram natrium.

Natrium adalah mineral elektrolit yang ditemukan secara alami dalam makanan. Nilai harian natrium yang direkomendasikan adalah 2.300 miligram untuk orang dewasa sehat dan 1.500 miligram untuk penderita tekanan darah tinggi.

Natrium dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan cairan dan fungsi otot dalam tubuh. Namun hati-hati, minum terlalu banyak bisa menyebabkan retensi air yang pada akhirnya meningkatkan tekanan darah.

Sehat atau tidaknya ayam yang Anda makan tergantung cara Anda menyiapkannya

Baca Juga : Berikut Ini Olahraga yang Cocok Dilakukan Saat Berpuasa

Daging dada dan paha ayam tidak mengandung karbohidrat. Namun menambahkan saus barbekyu, madu atau tepung ke dalam ayam pasti akan meningkatkan kandungan karbohidratnya.

Jika tidak ingin makan karbohidrat terlalu banyak, sebaiknya makan daging saja tanpa menambahkan saus atau tepung pada daging. Anda juga bisa membuang kulit ayamnya agar ayam yang dimasak memiliki lebih sedikit lemak dan kalori.

Memanggang dan menggoreng juga dianggap sebagai teknik memasak yang dapat meningkatkan nilai kalori makanan.Jadi masak, kukus, atau rebus. Ini dianggap sebagai pilihan yang lebih sehat untuk mengurangi kalori dan lemak.

Cara menyiapkan dan menyimpan ayam dengan benar

Bagian mana pun dari ayam yang Anda pilih, pastikan untuk membersihkannya dengan benar sebelum dimasak. Ayam mentah sebaiknya tidak dicuci sebelum dimasak. Hal ini dapat meningkatkan risiko penularan bakteri dari ayam mentah.

Selain itu, ingatlah untuk mencuci tangan dengan sabun dan air hangat minimal 20 detik sebelum dan sesudah memegang ayam mentah. Kemudian masak ayam dengan suhu minimal 75 derajat Celcius untuk membunuh patogen pada ayam.

Jika ingin mengawetkan ayam, sebaiknya simpan di freezer. Tujuan dari metode ini adalah untuk mengurangi risiko penyebaran bakteri pada makanan. Saat Anda siap untuk mulai menyiapkan, cairkan ayam terlebih dahulu dengan meletakkannya di rak paling bawah lemari es.Gunakan peralatan, wadah, dan talenan terpisah untuk setiap bahan mentah yang Anda masak.